Tampilkan postingan dengan label ttg wanita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ttg wanita. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Januari 2009

Bila Keputihan Mendera

Apakah Anda pernah mengalami keluarnya cairan berwarna putih dan terasa gatal di area Miss V? Well.. Inilah yang dimaksud dengan keputihan dan jangan anggap enteng masalah ini, apalagi jika keputihan itu berbau dan berubah warna. Bisa jadi ini indikasi penyakit lho.

Menurut para ahli medis keputihan merupakan istilah awam untuk cairan yang keluar dari vagina. Istilah medisnya adalah Fluor albus.


Cairan yang keluar dari vagina bisa normal (fisiologis) atau tidak normal (patologis). Nah yang tidak normal inilah yang terindikasi penyakit.
Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam berwarna kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Pada saat tertentu, memang terjadi peningkatan jumlah cairan secara fisiologis, namun hal itu bukan indikasi penyakit. Jumlah cairan vagina meningkat dalam kondisi peningkatan jumlah hormon pada sekitar masa haid atau saat hamil, rangsang seksual, stres atau kelelahan, penggunaan obat-obatan atau alat kontrasepsi.

Kapan cairan vagina dikatakan tidak normal? Yaitu jika jumlahnya lebih banyak dari biasa dan terus menerus muncul hingga terasa mengganggu, berbau amis, apek, busuk, berarna putih susu, kuning tua, coklat, kehijauan bercampur darah.

Selain ciri di atas, cairan vagina yang tidak normal juga ditandai dengan konsistensi encer, berbuih hingga kental menggumpal seperti susu basi disertai timbulnya kelainan pada daerah kelamin luar seperti benjolan atau luka-luka semacam sariawan, menimbulkan rasa gatal panas atau disertai rasa nyeri saat buang air kecil atau berhubungan seksual.

Ada berbagai penyebab keputihan yang tidak normal, dibedakan infeksi dan bukan infeksi. Penyebab infeksi adalah bakteri (Chlamydia, N. gonorrhoeae, bakterial vaginosis, dll), jamur (Candida sp), parasit (Trichomonas vaginalis).

Sedang yang bukan infeksi antara lain kanker leher rahim, polip serviks, gangguan keseimbangan flora vagina akibat pemakaian antiseptik (douche vagina) secara terus-menerus, alergi (spermisid, kondom, tisu KB), iritasi (dispareunia/sakit saat berhubungan intim, menopause).

Keputihan secara umum merupakan salah satu bentuk dari vaginitis atau peradangan vagina yang disebabkan pertumbuhan berlebihan Candida, jamur mikroskopis yang mendiami vagina. Saat kondisi vagina lebih basah, jamur akan leluasa tumbuh dan berkembang sehingga menyebabkan keputihan. Sebagai informasi, derajat keasaman vagina yang normal berkisar 3,8-4,2, menjaga populasi Candida dalam batas pertumbuhan normal. Saat kondisi vagina abnormal, akan tumbuhlah flora lain secara tidak normal alias dalam jumlah banyak yang mengganggu keseimbangan ekosistem vagina.

Kenapa keputihan tak boleh diremehkan?
Zaman yang sudah maju dan akses informasi yang mudah memungkinkan hampir setiap orang untuk mendiagnosis penyakit, kemudian mengobatinya sendiri. Hingga yang sering terjadi adalah salah diagnosis, salah obat dan berujung pada makin parahnya kondisi yang sudah ada. Gawat kan?

Menurut ahli medis hal ini sering terjadi pada kasus keputihan. Banyak perempuan merasa malu mengutarakan penyakit yang berhubungan dengan area bawah ini. Bahkan beberapa dari mereka menganggap keputihan adalah hal wajar sehingga tidak perlu diobati. Banyak di antara kita yang belum menyadari bahwa keputihan bisa menjadi tanda awal dari penyakit yang lebih berat, hingga menyebabkan kemandulan atau kanker. Jika keputihan tampak 'tidak wajar', segera ke dokter kebidanan dan kandungan.
[-read more-]

Selasa, 20 Januari 2009

Hati-Hati Pilih Suami!

Suami bagi seorang wanita adalah pemimpin rumah tangga yang harus dicintai serta ditaati. Ketaatan seorang istri pada suaminya bisa menjadi pembuka pintu surga baginya. Karena itu, hendaknya seorang wanita berhati-hati dalam memilih calon suami. Perhatikanlah, kepada siapa engkau menyerahkan diri.

Agama, Kriteria Utama

Kehati-hatian dalam memilih calon suami, bukan berarti harus melalui serangkaian syarat yang njelimet.

Rasulullah b bersabda yang artinya,

“Kalau ada seorang lelaki yang engkau sukai karena agama dan akhlaknya bagus melamar putrimu, maka nikahkanlah dengan putrimu itu. Kalau tidak, akan terjadi bencana besar di muka bumi ini.” (Riwayat At-Tirmidzi)

Dari hadits di atas jelaslah bila kualitas agama menjadi kriteria pertama dan utama untuk memilih jodoh. Sebagaimana lelaki yang diperintahkan untuk mencari istri yang baik agamanya, maka demikian pula wanita. Salah satu tolok ukur mendasar kebaikan agama seorang lelaki adalah penjagaannya terhadap salat wajib berjamaah di masjid.

Selain itu, kualitas agama juga mencakup kebagusan akhlak, karena sebaik-baik lelaki adalah yang paling baik terhadap istrinya. Lelaki yang berakhlak mulia, akan bersikap lemah lembut dan sabar terhadap istrinya. Jika tidak suka ia tidak akan mencelanya, dan jika marah ia tidak akan menamparnya. Lelaki seperti inilah yang dapat mengantarkan istri pada kebahagiaan berumah tangga.

Apabila wali atau wanita itu hanya memperhatikan sisi harta, kedudukan dan pekerjaan calon suaminya, serta berbagai status dan ukuran-ukuran lain yang njelimet (misalnya bibit, bebet, bobot- Jawa) tetapi justru mengabaikan sisi agamanya, itu jelas kekeliruan besar.

Pentingnya Kecocokan Fisik

Setelah kualitas agama, faktor penting yang tak boleh diabaikan adalah kecocokan fisik. Sebelum menikah, hendaknya seorang wanita juga diberi kesempatan untuk menilai fisik dan penampilan calon suaminya, sebagaimana seorang lelaki dianjurkan untuk nazhar (melihat calon pasangan). Bila ada kecocokan, maka proses berikutnya bisa segera dilangsungkan.

Orang tua tidak boleh memaksa putrinya untuk menikah dengan pria yang tidak disukainya. Jadi, wanita juga berhak menolak seorang lelaki jika ia tidak menyukainya. Adanya kecocokan secara fisik dan karakter, akan lebih mudah menumbuhkan cinta di hati mereka setelah menikah.

Kemandirian Ekonomi

Faktor lain yang layak dijadikan bahan pertimbnagan saat memilih calon suami adalah kemandirian ekonomi. Seorang laki-laki ketika menikah, mempunyai kewajiban untuk memberi nafkah istrinya, termasuk makan, minum, pakaian dan tempat tinggal dengan cara yang baik. Setelah menikah, orang tua tidak mempunyai kewajiban memberi nafkah terhadap anak perempuannya, karena ia sudah dalam tanggungan suami.

Karena itu, seorang laki-laki hendaknya berusaha mandiri. Apalagi ketika ia telah memiliki niat untuk menikah, bahkan telah meminang. Berusaha memenuhi kebutuhan ekonomi diri sendiri dan keluarga adalah kehormatan, sehingga lebih bisa menegakkan kepala ketika ada sesuatu yang harus disikapi. Ketergantungan secara ekonomi kepada keluarga bisa melahirkan tekanan psikis dan konflik-konflik yang pelik manakala telah menikah.

Kemandirian ekonomi bisa diperoleh dengan cara bekerja. Bekerja dalam hal ini adalah melakukan apa pun yang secara halal dapat menghasilkan ma’isyah bagi kehidupan kita sehari-hari, tidak harus memiliki satu profesi di instansi atau perusahaan tertentu.

Kematangan Emosi

Selain kemandirian ekonomi, membangun rumah tangga baru juga memerlukan kemandirian sikap mental atau kematangan emosi. Adakalanya sebuah keluarga memiliki kemandirian ekonomi tetapi tidak punya kemandirian sikap mental. Mereka sangat bergantung secara psikis kepada orang tua, dan selalu melibatkan orang tua dalam mengambil keputusan, meskipun untuk masalah-masalah yang sederhana.

Selain itu, cara suami mempergauli istri juga memerlukan sikap mental yang matang. Bila istri salah atau khilaf, ia tidak boleh tergesa-gesa memarahi atau memukulnya, tetapi harus menasihati dengan sabar. Seorang yang memiliki kematangan emosi akan sadar bila semua butuh proses, dan proses memerlukan waktu.

Jadi, Saudariku, sebisa mungkin pilihlah calon suami yang selain baik agamanya juga memiliki kemandirian ekonomi dan kematangan emosi.

Jangan Tergesa-gesa

Untuk mengetahui apakah beberapa hal di atas dimiliki oleh seorang calon suami atau tidak, tentu harus dilakukan penelitian. Sebisa mungkin galilah informasi yang objektif tentang calon suami kepada orang yang mengenalnya atau mengerti kesehariannya. Misalnya kawan akrab calon suami atau keluarganya.

Jangan tergesa-gesa melanjutkan proses bila masih banyak hal yang belum jelas tentang dirinya. Menyegerakan nikah bukan berarti tergesa-gesa. Semua perlu kejelasan dan persiapan matang. Jangan sampai Anda menyesal di kemudian hari, hanya karena tergesa-gesa memburu sesuatu yang tampak indah. Ingat, wanita itu mudah tergoda. Karena itu, hati-hatilah menjaga hati saat proses menuju pernikahan berlangsung.

Ada baiknya bila selama proses itu Anda lebih mendekatkan diri pada-Nya, dan jangan lupa untuk salat istikharah. Bila memang si dia jodoh Anda, insyaallah Allah akan melancarkan segalanya. Bila memang belum berjodoh, yakinlah bahwa Allah akan mengganti dengan yang lebih baik.

Bagi yang sedang menanti calon suami, teruslah berdoa agar Allah menganugerahkan seorang suami yang salih. Persiapkan diri Anda menjadi istri salihah dambaan suami, yang bisa membahagiakan suami lahir dan batin

http://duniapernikahan.wordpress.com/
[-read more-]

Mitos Seputar Jerawat dan Pencegahanya

Masih jelas di memoriku, dulu jika jerawat mulai bermunculan di wajah,mulai deh diledek ma teman-teman..katanya lagi jatuh cinta-lah, lagi mau banyak rezeki-lah,kebanyakan makan kacang-lah, bahkan sering di katai "malas, muka sendiri tidak dipelihara, hikz..hikz.." Iyu dulu..ya..dulu waktu masih SMP-SMA, sewaktu belum begitu peduli dengan hal-hal ky' gini..Tetapi sekarang saat usia sudah dua puluhan, jerawat masih saja muncul. Kalau hanya satu dua, mungkin masih tenang, tapi kalau jerawat muncul terus menerus, berukuran besar dan disertai rasa sakit dan gatal, bukan hanya energi yang terkuras tetapi juga rasa percaya diri bisa hilang.iya g??pa lagi klo' posisinya di wajah sangat strategis dliat orang,hiiiii...

Semoga penjelasan berikut ini bisa membantu untuk lebih mengerti jerawat dan cara pencegahannya.

Penyebab jerawat

Jerawat bisa timbul akibat minyak alami yang diproduksi kulit menutup pori-pori. Minyak ini disebut sebum yang dihasilkan oleh kelenjar sebaceous. Sebenarnya sebum dibutuhkan oleh kulit untuk menjaga kelembaban dan kelenturan. Kelenjar sebaceous biasanya terdapat di lapisan kulit bagian wajah, leher dan dada ; adalah daerah yang sering ditumbuhi jerawat.

Masalah dengan jerawat muncul ketika bakteri di kulit terperangkap di kantung minyak dan terus menumpuk. Produksi sebum yang berlebihan juga memicu tumbuhnya jerawat. Kelenjar sebaceous yang terlalu aktif memproduksi minyak biasanya terjadi pada masa puber, tetapi bisa juga karena perubahan hormon.

Mitos yang salah
Makanan berminyak, cokelat dan makanan manis menyebabkan jerawat.

Yang benar :
penyebabnya bukan karena makanan tetapi produksi minyak di kulit yang berlebihan.

Mitos yang salah
Rambut berminyak menyebabkan jerawat

Yang benar :

kalau rambut menutupi bagian wajah dan menghalangi keluarnya minyak di kulit bisa saja terjadi demikian.

Mitos yang salah

Mencuci muka sesering mungkin bisa mengurangi jerawat

Yang benar : minyak alami di wajah akan hilang, akibatnya kulit akan lebih aktif memproduksi minyak sebagai pengganti minyak yang hilang.

Mitos yang salah
Memencet jerawat membuat jerawat cepat hilang

Yang benar :
tindakan itu hanya menyebabkan infeksi, membuat proses penyembuhan jadi lama dan meninggalkan noda hitam.

Mitos yang salah

Memakai pelembab menyababkan jerawat tambah parah

Yang benar :

kalau Anda memakai produk pembersih dan krim perawatan kulit yang sifatnya keras, maka gunakan pelembab yang bagus untuk mengatasi kulit kering, jika tidak kulit akan memproduksi minyak yang tidak diperlukan.

Mitos yang salah
Berkurangnya aktifitas seksual menyebabkan jerawat?

Yang benar :
jerawat tidak ada hubungannya dengan kegiatan seksual.

Mitos yang salah

Lalu, bagaimana mengatasi jerawat ?


Untuk mengatasinya, gunakan produk untuk menghilangkan sebum. Paling baik adalah produk yang mengandung benzoyl peroxide, karena bisa mengurangi infeksi di kulit, selain itu bisa menghilangkan lapisan kulit mati yang menyumbat pori.

Ada pula produk yang mengandung antibiotik untuk menangkal infeksi. Produk yang mengandung vitamin A bisa digunakan tetapi mengandung efek samping.

Jika produk luar tidak efektif, obat-obatan yang diminum bisa dipertimbangkan. Obat jerawat yang mengandung antibiotik bisa digunakan sampai enam bulan. Obat ini akan bekerja melawan bakteri di kulit dan mengurangi produksi sebum. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kulit.

Kaum wanita bisa memilih menggunakan pil kontrasepsi untuk mengendalikan produksi hormon testosteron. Tidak semua wanita cocok dengan pil ini dan bisa berakibat jerawat muncul lebih banyak, untuk itu terapi pil ini harus dalam pengawasan dokter.

Bekas jerawat

Teknologi kecantikan saat ini sudah menciptakan banyak produk untuk mencegah noda hitam akibat jerawat, tinggal disesuaikan dengan jenis kulit. Jika wajah Anda sudah terlanjur dihiasi bekas jerawat, kunjungi dokter kulit untuk melakukan terapi.

Tips untuk kulit sehat

- Cuci muka dua kali sehari. Ahli kulit merekomendasikan sabun yang lembut dan tidak mengandung parfum. Jangan terlalu sering mencuci muka, semakin sering maka kulit akan semakin aktif memproduksi minyak.

- Cobalah untuk menggunakan produk yang mengandung benzoyl peroxide

- Untuk mencegah kulit terlalu kering, gunakan pelembab yang tidak mengandung parfum.

- Minum air putih yang cukup untuk menjaga kelembaban kulit

- Konsumsi buah dan sayuran, karena mengandung anti oksidan yang bagus untuk kulit.

- Hindari produk kosmetik yang menyebabkan kulit berminyak dan makanan yang digoreng, karena bisa membuat kulit tambah berminyak.(*/An)

[-read more-]

ROSDIANA